Minggu, 11 Januari 2009

Kisah inspirasional

SATU GELAS SUSU

Suatu hari seorang bocah perempuan miskin sedang berjualan dari rumah ke rumah
demi membiayai sekolahnya. Ia merasa lapar dan haus, tapi sayangnya ia hanya
mempunyai sedikit sekali uang. Anak itu memutuskan untuk meminta makanan dari
rumah terdekat. Tetapi, saat seorang gadis muda membukakan pintu, ia kehilangan
keberaniannya.

Akhirnya ia hanya meminta segelas air putih untuk menawarkan dahaga. Gadis muda
itu berpikir pastilah anak ini merasa lapar, maka dibawakannyalah segelas besar
susu untuk anak tersebut. Ia meminumnya perlahan, kemudian bertanya, "Berapa
saya berhutang kepada anda ?"

"Kamu tidak berhutang apapun kepada saya," jawabnya. "Ibuku mengajarkan untuk
tidak menerima bayaran untuk perbuatan baik yang kami lakukan."

Anak itu menjawab, "Kalau begitu, saya hanya bisa mengucapkan terima kasih dari
lubuk hati saya yang terdalam."

Saat Howard Kelly bocah kecil yang miskin itu meninggalkan rumah tersebut, dia
bukan hanya merasa badannya lebih segar, tetapi keyakinannya pada Tuhan dan
sesama manusia menjadi lebih kuat. Sebelumnya dia sudah merasa putus asa dan
hampir menyerah.

Tahun demi tahun berlalu. Suatu hari ada seorang wanita muda mengalami sakit
parah. Dokter yang menanganinya merasa bingung dan akhirnya mengirim wanita itu
ke kota besar untuk mendapatkan pertolongan spesialis.

Dr. Howard Kelly dipanggil untuk berkonsultasi. Ketika ia mendengar nama kota
tempat asal si pasien, ia segera pergi ke kamar tempat dimana wanita tersebut di
rawat. Ia langsung mengenali wanita tersebut dan memutuskan untuk melakukan hal
terbaik yang bisa ia usahakan untuk menolongnya. Sejak hari itu, ia memberikan
perhatian khusus pada kasus ini. Setelah melewati perjuangan panjang,
peperangan-pun dapat dimenangkan.

Dr. Kelly dipanggil oleh pihak administrasi untuk menandatangani kuitansi biaya
yang harus dibayarkan oleh si wanita kepadanya. Ia melihat kepada kuitansi
tersebut, dan kemudian menuliskan sesuatu. Kuintansi tersebut lalu dikirim ke
kamar perawatan si wanita. Wanita tersebut merasa takut untuk membukanya, karena
ia merasa yakin bahwa ia tidak akan mampu membayarnya. Akhirnya dengan
menguatkan hati, ia melihat ke kuintansi tersebut. Sebuah tulisan pada kuitansi
telah menarik perhatiannya.

Ia membaca tulisan itu:
"TELAH DIBAYAR PENUH DENGAN SATU GELAS SUSU."

Tertanda,
Dr. Howard Kelly.

Air mata mengalir dari matanya saat hatinya yang bahagia mengucapkan doa dan
pujian: "Terima kasih Tuhan, kasihMu telah memancar melalui hati dan tangan
manusia."

2 komentar:

  1. apolah tu paniang...............paniang..........laen kali buat artikel tyg lbh menggugah selera yo......(kayak maknn aja)....ok.(mr.terjenius di umri kalau jm 12 malam)

    BalasHapus
  2. oo..........ternyata petra orangnya puitis juga ya!!!!!!!

    BalasHapus